Workshop

Workshop Menjahit Celana Zero Waste

  • Kategori zero waste
  • Siswa terdaftar 0
  • Pembaruan Terakhir 19-09-2020
Rp 30,000
Daftar
  • Pemesanan: September - Oktober 2020
  • Pelaksanaan: September - Oktober 2020
  • Waktu: 13.00 - 14.00 WIB
  • Tempat: Rumah Masing-Masing
  • Kota:Seluruh Indonesia
  • Tingkatan:Dasar
  • Sertifikat: Ya
  • Workshop Kit:
    1. Modul 2. Video tutorial jahit celana Zero Waste

     

Apa yang kamu pelajari?

Konsep zero waste fashion adalah mendesain pola busana sedemikian rupa untuk dapat memanfaatkan bahan semaksimal mungkin dan meminimalisir atau meniadakan sampah sisa kain. Dalam zero waste, arah serat kain harus diabaikan agar pola dapat disusun saling mengunci satu sama lain seperti sebuah jigsaw puzzle. Lebar kampuh juga harus diperhitungkan pada saat pembuatan desain pola untuk memastikan tidak ada limbah. Jika tetap ada sisa kain yang tidak terpakai maka dapat dimanfaatkan sebagai ornamen, lapisan atau detail lain pada baju tersebut. Desain-desain baju zero waste tidak bisa di skala ke ukuran standar (S, M, L) dengan tepat, dan untuk menemukan ukuran hanya bisa dilakukan dengan melakukan riset. Pada celana spiral, lebar kain yang digunakan akan membantu menentukan panjang celana, namun uniknya semakin lebar kain yang digunakan justru semakin mengurangi panjang celana. Keunikan lainnya adalah salah satu sisi celana didapatkan dengan memposisikan bagian buruk kain berada di depan, oleh karena itu disarankan untuk menggunakan kain dengan tekstur serat yang sama pada kedua sisi dan daya regang yang stabil karena melibatkan jahitan dengan serat diagonal, contohnya bisa menggunakan kain linen.

Alat Yang Diperlukan

  1. Mesin jahit
  2. Pola celana yang sudah disediakan
  3. Gunting
  4. Pita ukur
  5. Jarum pentul
  6. Peniti
  7. Pensil warna
  8. Penggaris
  9. Setrika

Bahan Yang Diperlukan

  1. Kain dengan dimensi 150 x 90 cm ( untuk size L)
  2. Benang dengan warna sesuai kain
  3. Karet pinggang lebar 3 cm

Cara Menjahit

  1. Gelar kain, letakkan pola di atasnya

  2. Sematkan jarum pentul, terutama di sekitar garis potong

  3. Gunting kain mengikuti semua garis pada pola

  4. Posisikan kain seperti segitiga terbalik untuk mendapatkan gambaran posisi kaki celana kanan dan kiri (satu kain di balik dengan posisi bagian buruk kain berada di luar)

  5. Pertemukan kedua garis TB (Tengah Belakang) pada masing-masing kaki celana

  6. Sematkan jarum pentul pada pertemuan garis, lanjutkan sampai ujung garis, lakukan hal sama pada sisi satunya dengan arah berlawanan, kemudian jahit. Hasilnya kaki celana akan terlihat seperti puntiran

  7. Pertemukan kedua titik TM (Tengah Muka) sematkan jarum pentul, lanjutkan sampai habis

  8. Memasang saku dalam:

    • Ambil satu bagian kaki celana, tandai pada posisi tengah antara TM dan TB untuk posisi saku

    • Ambil bagian C, buat persegi dengan ukuran 1x13 cm, jahit pada kaki celana yang sudah ditandai

    • Gunting bagian tengah seperti gambar (insert pict) , balik dan tindas keliling

    • Satukan dengan bagian D

  9. Obras semua bagian tepi kain

  10. Sambung bagian E dan F sebagai ban pinggang, potong sesuai Panjang pinggang celana, sambung melingkar seperti selongsongan pada bagian pinggang celana, sisakan celah untuk mengisi karet ban

  11. Ukur karet sesuai lingkar pinggang yang diinginkan, masukkan karet elastic ke dalam ban pinggang dan selesaikan

  12. Sisa potongan kain bisa dimanfaatkan untuk ornamen seperti pita

  13. Obras keliling kampuh ban pinggang

  14. Selesaikan kelim bawah celana